Friday, November 7, 2014

HUJAN NOVEMBER

Aku merindukan kamu.
Kamu yang dulu pernah mengajakku bergandengan tangan menerobos hujan di bulan november.
Kamu yang dulu menepi sejenak untuk memasangkan mantel.
Kamu yang dulu rela basah kuyup demi menahan tempias air hujan agar tak mengenaiku.

Jika November ini tak lagi sama,
Bolehkah sejenak kukenang dingin yang pernah membuat lenganmu memelukku?

Dan jika memori ini telah hilang pada ingatmu,
Bolehkah sejenak kutitipkan rindu pada langit yang menangis ?

Tak akan ada yang sama.
Hujan ini,
Maupun kamu.

Teruntuk, kamu yang kutemui (lagi) pada Hujan bulan November.

1 comment:

  1. Ras...move on, Ras... wkwkwk aku sendiri gagal move on -_-
    Ras, bikin puisi intertekstual bareng nyok...asyik kayaknya :D

    ReplyDelete