Wednesday, June 25, 2014

Berlari


BERLARI

Hati memiliki cara tersendiri untuk mengobati lukanya.
Bertahan atau pergi.

Aku telah melakukan keduanya.
Bertahan untuk sebuah alasan yang tak rasional; enggan melupakan.
Enggan membuat segala yang indah berlalu begitu saja menjadi kenangan.
Enggan melukai diri sendiri dengan melihat segala yang telah dilakukannya padamu, pada akhirnya ia lakukan untuk orang lain.
Suatu hari, aku memilih pergi.
Memilih untuk mengambil hati yang pernah kutitipkan untuk kubawa berlari.
Berlari sekuat yang aku mampu.

Saat ini aku berhenti berlari.
Sedikit mengenang apa yang telah terlewati.
Hingga aku lupa, bahwa aku seharusnya terus berlari.
Hingga aku lupa bahwa berlari itu ke depan, bukan ke belakang.
Jangan membuatku ingat bahwa aku harus berlari.
Karena menuju titik dimana kita dipertemukan adalah hal yang paling manis yang pernah kutemui.



2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. apik'an blogmu seng iki. tentang semua opini atau apalah itu http://sastraisha.blogspot.com

    ReplyDelete